BKN dan BKPSDM Lakukan Uji Kompetensi bagi ASN Pasaman Barat

By Rudi Syafri 08 Okt 2018, 14:22:03 WIB Pasaman Barat
BKN dan BKPSDM Lakukan Uji Kompetensi bagi ASN Pasaman Barat

Pasaman Barat, BKNews-----Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pasaman Barat (Pasbar) menggelar ujian kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Jabatan Pelaksana dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.

Ujian kompetensi dilakukan untuk membuka peluang bagi ASN dalam meningkatkan karir jabatan bagi ASN bersangkutan. Bupati Pasbar, H. Syahiran yang turut hadir menghimbau kepada seluruh peserta untuk secara maksimal mengikuti ujian kompetensi tersebut. Pasalnya, ujian kompetensi merupakan tiket yang harus diperoleh ASN terkait untuk memperoleh jabatan.

Semua ASN tentu ingin punya jabatan. Oleh sebab itu, ujian kompetensi adalah syarat yang harus dilalui. Jika jabatan adalah sebuah pesawat terbang, ujian kompetensi ASN merupakan tiketnya, Syahiran mengibaratkan.

Dikatakan, selain hasil ujian kompetensi, etika ASN merupakan faktor yang tidak bisa dikesampingkan dari seluruh proses yang ada. Etika merupakan daftar yang harus terpenuhi bagi ASN yang ingin berjabatan.

Etika juga masuk pertimbangan lain. Faktor ini juga mempengaruhi karir ASN, katanya. Syahiran mengajak kepada segenap peserta ujian kompetensi untuk dapat melaksanakan ujian kompetensi dengan sebaik-baiknya.

Ikuti ujian kompetensi ini dengan baik. Mudah-mudahan kedepan Pasbar bisa mewujudkan pemerintahan dengan aparatur yang bersih, berwibawa dan mampu menjalankan tugas dengan baik sesuai yang diharapkan, harapnya.

Sementara, Kepala BKPSDM Pasbar, Yudesri berharap usai penyelenggaraan ujian kompetensi, BKPSDM Pasbar dapat melakukan pemetaan penempatan bagi ASN yang mengikuti ujian kompetensi.

Sedikitnya pada hari ini dilaksanakan ujian kompetensi sebanyak 200 orang pejabat pelaksana. Selanjutnya untuk pejabat pengawas atau eselon empat akan dilaksanakan pada bulan November ini, demikian juga bagi pejabat administrator atau pejabat eselon tiga.

Hasil dari uji kompetensi ini nantinya akan dijadikan dasar penempatan bagi yang bersangkutan dalam jabatan, apakah layak atau tidaknya untuk mengisi jabatan eselon tiga (pejabat administrator) atau layak untuk pejabat eselon empat (pejabat pengawas).

Ujian kompetensi ini wajib dilaksanakan seluruh ASN mulai dari jabatan pelaksana, jabatan pengawas dan juga jabatan administrator, sedangkan untuk pejabat eselon dua sudah dilakukan melalui seleksi terbuka.

Apabila ada ASN yang berhalangan hadir atau dengan sengaja tidak mengikuti ujian kompetensi ini maka yang bersangkutan terpaksa melaksanakan ujian kompetensi di kantor regional BKN Pekan Baru, hal ini dikarenakan jadwal untuk ujian kompetensi ini sudah di jadwalkan oleh BKN, ujarnya. (Dasmawati)

 

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment