Di Era DERAZS, Kepedulian Kegiatan Agama Ditingkatkan

By BAKINews 08 Okt 2018, 14:05:45 WIB Sawahlunto
Di Era DERAZS, Kepedulian Kegiatan Agama Ditingkatkan

Sawahlunto, BKNews----Pemko Sawahlunto masih dan akan terus memberikan kepedulian pada kegiatan-kegiatan keagamaan di “Kota Wisata Tambang Yang Berbudaya” itu. Salah satu bentuk nyata kepedulian itu dengan dibayarkannya jasa insentif guru mengaji, imam masjid/surau/mushalla, muadzin, gharim masjid/surau dan penyelenggara jenazah.

Pembayaran jasa insentif periode bulan Juni sampai September 2018 ini dilakukan Rabu (03/10), di Masjid Agung Nurul Islam – Sawahlunto.

Penyerahan insentif tersebut dibayarkan ke rekening masing-masing penerima, sesuai dengan regulasi pembayaran non tunai. Sementara, penyerahan secara simbolis disampaikan oleh Walikota Deri Asta bersama Wakil Walikota Zohirin Sayuti.

Besaran insentif yang dibayarkan pada imam masjid & muadzin yakni Rp. 1.250.000,-/bulan. Untuk guru mengaji, gharim dan penyelenggara jenazah dibayarkan yaitu Rp.500.000,-/bulan.

Hadir di Masjid Agung Nurul Islam tersebut, 450 orang guru mengaji, 11 orang imam masjid, 11 muadzin, 50 orang gharim masjid, 35 orang gharim surau dan 25 orang penyelenggara jenazah.

Walikota Deri Asta yang hadir bersama Wakil Walikota Zohirin Sayuti dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan-kegiatan keagamaan masih dan terus akan diberikan perhatian penuh oleh Pemko. Dikatakannya, hal itu karena agama merupakan hal vital dalam menata keseimbangan kehidupan. Apalagi, juga sesuai dengan visi – misi kepemimpinan DERAZS.

“Sempat beredar kabar, bahwa kami akan menghentikan pembayaran jasa hal-hal keagamaan seperti ini. Itu tidak benar, kami tegaskan di sini bahwa untuk insentif kegiatan keagamaan terus kita akomodir. Kan sejak dari kampanye juga, visi – misi kami termasuk di dalamnya yakni peningkatan di bidang agama dan budaya. Jadi pastilah kegiatan agama terus kita berikan perhatian dan dukungan penuh,” sebut Wako Deri Asta.

Bentuk realisasi visi peningkatan di bidang keagamaan itu, tambah Deri adalah kehadiran dan kepedulian Pemko bagi hal-hal agama tersebut. “Ini salah satu bentuk perhatian dan dukungan pada kegiatan agama. Ke depannya, juga kita lihat lagi seperti apa lagi bentuk perhatian dan dukungan lain yang bisa kita berikan,” ujar dia.

Sebab, disebutkan Deri, tidak bisa mengharapkan generasi penerus Sawahlunto yang agamais dan berakhlak mulia kalau tidak dengan dasar agama, yang mana itu membutuhkan peran dan fungsi kita semua.

“Generasi penerus yang agamais, yang berakhlak mulia, itu dasar membentuknya dengan agama ini. Nah, itulah yang butuh peran kita semua. Bapak ibu para guru mengaji, imam –muadzin, gharim dan lainnya punya peran strategis di situ. Kami dari Pemko juga berperan mendukung. Masyarakat semua juga mari bersama kita mendukung itu,” ajak Deri Asta.

Wako Deri Asta juga menginformasikan bahwa dengan pembahasan dan evaluasi nantinya, ada berkemungkinan jasa insentif ini akan ditambah lagi. Namun tentu, melalui sejumlah pembahasan dan evaluasi bersama.

Kepada pada guru mengaji, Wako Deri Asta berpesan agar pembelajaran membentuk akhlak para murid dijadikan prioritas juga. “Bukan hanya soal bagaimana murid pandai mengaji, mari kita juga memperhatikan, membina dan membentuk akhlak mulia generasi penerus,” pesan Deri. (Yuda)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment