Diduga Korupsi Dana Bansos Petani Kedelai, Kepala Dinas Pertanian Gowa Ditahan

By BAKINews 13 Jul 2017, 11:23:59 WIB Investigasi
Diduga Korupsi Dana Bansos Petani Kedelai, Kepala Dinas Pertanian Gowa Ditahan

Keterangan Gambar : Penyidik Polres Gowa menyerahkan berkas dan tersangka Kadis Pertanian, H Zulkarnain (pakai peci) ke Kejari Gowa dan langsung ditahan, Kamis (6/7)


Gowa, BKNews--Puluhan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Gowa berpotensi menjadi tersangka kasus dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) petani kedelai. Setelah tiga pegawai dijadikan tersangka, Polres Gowa mengincar beberapa oknum yang diduga terlibat.

 

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Ridwan Saenong menyebut ada 7 calon tersangka yang akan menyusul menjadi tahanan kota karena terlibat kasus itu, satu di antaranya adalah kepala Dinas Pertanian Gowa. “Ada 7 orang lagi, kesemuanya itu adalah masing-masing orang Dinas Pertanian Kabupaten Gowa. Yang 7 orang tersebut juga berpotensi jadi tersangka,” kata Ridwan.

Diketahui, kasus korupsi kedelai telah menyeret 3 staf Dinas Pertanian yang berstatus PNS jadi tahanan kota dengan jumlah kerugian negara Rp3.290.672.800. Barang bukti uang yang sudah dikembalikan senilai Rp.311.980.000 ke rekening Kejaksaan Negeri Sungguminasa untuk dititip sementara.

Dan sisanya akan mereka kembalikan dengan cara dicicil selama proses hukum berjalan. Setelah 6 pemeriksaan, pihak kejaksaan negeri Gowa langsung melakukan penahanan terhadap tersangka kasus korupsi penyalahgunaan dana bantuan sosial kedelai yakni kadis Pertanian Gowa usai melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Kamis (06/07/2017).

Penahanan ini dibenarkan oleh kasi intelijen kejaksaan negeri Gowa yang dihubungi via telepon selulernya mengatakan bahwa benar tersangka (kadis pertanian)sudah ditahan dan sementara dititipkan di Lapas Makassar. “Benar tersangka sudah kami tahan usai diperiksa dan tersangka ada di Lapas Makassar sekarang,”kata Arif Suhartono.

ZL (Kadis Pertanian Gowa) resmi ditahan lantaran telah terbukti melakukan penyalahgunaan dana bantuan sosial kedelai tahun 2015 yang merugikan negara sebesar 3,4 milyar rupiah. Atas perbuatannya ini kadis pertanian Gowa ZL dikenakan dengan pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun penjara. (Arif)

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment