Diduga Maraknya Proyek Bermasalah di Dinas PU Takalar
LSM BAKIN Segera Laporkan ke Penegak Hukum

By BAKINews 13 Jul 2017, 13:51:31 WIB Investigasi
Diduga Maraknya Proyek Bermasalah di Dinas PU Takalar

Takalar, BKNews--Badan Anti Korupsi Indonesia (LSM BAKIN) mengungkapkan akan melaporkan sejumlah proyek bermasalah di dinas PU Kabupaten Takalar ke pihak berwajib. Proyek tersebut merupakan hasil pekerjaan para rekanan dinas PU yang dikerjakan di tahun 2015 hingga 2017. Pekerjaan tersebut sebagian besar telah mengalami kerusakan dengan dugaan penyelewengan aspek kualitas pekerjaan.

 

Kabid Investigasi dan Advokasi LSM BAKIN, Syaripuddin DM di sekretariat BAKIN Jum’at (7/7/2017) mengungkapkan jika pihaknya tidak akan segan-segan melaporkan pekerjaan yang disinyalir asal-asalan dan lebih cenderung menghambur-hamburkan keuangan negara.

"Kami tidak akan segan-segan untuk melaporkan ke pihak berwajib bagi pekerjaan yang diduga merugikan negara atau lebih cenderung hanya melakukan penghamburan uang rakyat," jelas Syarifuddin DM yang biasa disapa SDM.

Meski demikian, Syarifuddin tidak ingin menyebutkan secara gamblang proyek-proyek yang akan dilaporkan pihak BAKIN. Dirinya menyebut jika hal tersebut masih dalam proses kajian meski secara kelembagaan, beberapa proyek yang dinilai sangat bermasalah sudah disepakati oleh seluruh anggota LSM BAKIN.

"Ada beberapa yang masih sementara tahap pengkajian, apakah akan masih kita somasi atau langsung dilaporkan. Tapi sudah ada beberapa yang sudah kami sepakati, dan insya Allah, besok atau minggu depan akan kami masukkan surat laporan resminya" tambahnya.

Sementara itu, ketua LSM BAKIN cabang Takalar, Nursalam, S.Pd membenarkan pernyataan Kepala Bidang Advokasinya. Salam menilai jika memang pada prosesnya harus ada perubahan di kabupaten Takalar, terutama dalam memberikan efek jera pada kontraktor-kontraktor nakal. Selain itu, soal pelaporan adalah keputusan bersama seluruh anggota BAKIN tanpa terkecuali.

"Iye betual daeng. Dan itu atas kesepakatan seluruh anggota BAKIN, tanpa kecuali. Jika ada yang tidak setuju pasti tidak akan jalan. Dan saya kira harus ada perubahan di Takalar, sudah terlalu banyak kejadian dimana proyek dikerjakan secara asal-asalan. Saya kira harus ada efek jera supaya yang lainnya kedepannya bisa lebih serius dalam mengemban amanah pemerintah atas nama rakyat," jelasnya.

Namun demikian, Salam menyebut jika sejak kehadiran LSM BAKIN di Takalar, para pengurus sepakat untuk lebih fokus membantu pemerintah dalam melakukan pencegahan terhadap tindak pidana korupsi. Dirinya bahkan menyebut jika ada beberapa kontraktor pekerjaan bermasalah yang hanya sebatas kami berikan somasi dan mengikat komitmen untuk tidak mengulanginya kembali.

"Kami ini bukan penegak hukum, tidak ada hak untuk menghakimi. Sehingga dari awal kami sudah berkomitmen untuk lebih fokus pada pencegahan. Kan ada beberapa kontraktor yang kami beri somasi saja tapi tetap dengan membangun komitmen untuk dapat menjalankan amanah pekerjaan sesuai spesifikasi nantinya," sebutnya.

Salam berharap, semua pihak dapat bekerja sama dalam membantu mengawal penggunaan uang rakyat. Bukan cuma LSM, akan tetapi seluruh elemen masyarakat. Sementara pihak berwajib dapat diharapkan untuk bisa lebih serius didalam melakukan tindakan-tindakan pemberian efek jera dan pencegahan korupsi di Butta Panrannnuangku, kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. (Salam)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment