DUA HARI DUA PENGHARGAAN NASIONAL DIRAIH PAYAKUMBUH

By BAKINews 30 Okt 2018, 09:40:05 WIB pariwara
DUA HARI DUA PENGHARGAAN NASIONAL DIRAIH PAYAKUMBUH

Keterangan Gambar : Wawako Erwin Yunaz Foto Bersama dengan Mantan Wapes Boediono, Dirjen Otonomi Daerah Sony Sumarsono usai Terima Penghargaan Pandu Ne


Komitmen Pemerintah kota Payakumbuh dalam mengelola sanitasi yang sehat dan baik bagi warga kota, berbuah manis dengan meraih penghargaan Smart Sanitation Award. Payakumbuh sejajar dengan 3 (tiga) daerah lainnya dalam kategori Keaktifan Anggota Terbaik bersama Kota Jambi, Kota Bontang, dan Kota Blitar.

Wakil Walikota Erwin Yunaz menerima penghargaan Pandu Negeri 2018 dari mantan Wapres. Prof. Boediono

Penghargaan ini diterima oleh Wakil Walikota Payakumbuh, Erwin Yunaz yang diserahkan oleh Ketua Umum AKKOPSI, Ramdhan Pomanto, yang juga Walikota Makassar, dalam sebuah iven nasional pertemuan Aliansi Kab/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) yaitu City Sanitation Summit (CSS) XVIII tahun 2018, di Hotel BW Luxury, Kota Jambi, Kamis (25/10).

"Alhamdulillah, penghargaan ini diperoleh atas komitmen Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan sanitasi selama ini. Sanitasi yang baik dan berkualitas merupakan target kita semua, dan program ini akan terus kita tingkatkan dan berkelanjutan, Sustainable Development Goals (SDGs)," ujar Wawako Erwin usai menerima penghargaan.

Menurut Wawako Erwin, Payakumbuh terus mendorong kebijakan pembangunan terhadap layanan dasar bagi warga. Khususnya untuk sektor sanitasi, ketersedian air minum serta perumahan/permukiman dan perkotaan.

"Mudah-mudahan langkah dann kebijakan yang kita laksanakan bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat Payakumbuh. Dan tentunya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat," sebut Wawako.

Anugerah Pandu Negeri 2018

Sehari kemudian kembali Payakumbuh dianugerahi penghargaan sebagai Pemerintah Daerah dengan Kinerja dan Tata Kelola Baik Nasional 2018 oleh Indonesian Institude for Public Governance (IIPG).

Dirjen Otonomi Daerah Kemedagri Sony Sumarsono serahkan piagam Anugerah Pandu Negeri 2018 disaksikan mantan Wapres Boediono

Penyerahan penghargaan tersebut diterima Wakil Walikota, Erwin Yunaz, dari mantan Wakil Presiden RI periode 2009-2014 , Prof. Boediono, dalam sebuah acara Anugerah Pandu Negeri 2018 di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Jumat (26/10) malam.

Wakil Walikota, Erwin Yunaz, bersyukur atas penghargaan Pandu Negeri 2018 ini. "Kita bersyukur, satu lagi prestasi Nasional kita raih. Kita cukup bangga karena IIPG adalah sebuah lembaga independen dan kredibel di Tanah Air, yang melakukan penilaian terhadap kinerja dan tata kelola pemerintahan selama bertahun-tahun di Indonesia, " ungkap Wawako Erwin.

Dikatakan Wawako Erwin, selama dua tahun terakhir Payakumbuh berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Kepala daerah dan Wakil kepala daerah tidak tersangkut korupsi, pertumbuhan ekonomi yang bagus, menjadi tolak ukur penilaian

"Selain itu Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) di Payakumbuh meningkat pesat serta sejumlah program inovatif untuk pencapaian visi dan misi sesuai dengan target yang ingin kita capai," terang Wawako.

Wawako Erwin juga mengatakan bahwa saat ini Payakumbuh tengah berupaya untuk meningkatkan kemampuan aparaturnya. "Dibalik pencapaian itu semua, kita akan terus berupaya meningkatkan kemampuan aparatur, karena kita yakin aparatur yang berkualitas, secara bersamaan akan meningkatkan kinerja di Pemko Payakumbuh, menuju Payakumbuh Menang," tukuk Erwin Yunaz.

Sementara itu mantan Wakil Presiden RI periode 2009-2014, Prof. Boediono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penghargaan Pandu Negeri yang diselenggarakan oleh IIPG adalah salah satu bentuk upaya dalam menciptakan pemerintah daerah yang bersih, kredibel, dan inovatif.

"Serta meningkatkan semangat kepala daerah untuk menjadi pemimpin masa depan yang benar-benar amanah dan inovatif serta menjadi pandu bagi bangsa Indonesia dimasa depan," harap Boediono.

Senada dengan Boediono, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri yang mewakili Menteri Dalam Negeri, Sony Sumarsono, juga berharap Bupati/Walikota yang meraih anugerah Pandu Negeri tersebut benar-benar menjadi pemimpin yang amanah dan diharapkan.

"Kita berharap jangan ada lagi kasus-kasus tangkap tangan oleh KPK ataupun kasus korupsi lainnya, yang menjerat gubernur, bupati/walikota. Masak sih ndak jera-jera," seloroh Sony yang membuat hadirin tertawa.

Wawako Erwin Yunaz foto bersama dengan mantan Wapres Boediono, Dirjen Otonomi Daerah Sony Sumarsono usai terima penghargaan Pandu Negeri 2018

Anugerah Pandu Negeri merupakan ajang pemberian penghargaan tahunan untuk pemerintah provinsi, kabupaten dan kota terbaik, serta pemimpin inovatif yang telah berhasil melakukan terobosan dalam peningkatan pertumbuhan sosio-ekonomi melalui reformasi tata kelola yang amanah.

Selain sejumlah Gubernur, Bupati/Walikota, malam penghargaan Pandu Negeri 2018 turut dihadiri oleh sejumlah mantan menteri, tokoh Nasional, akademisi, ekonom, bankir, dan praktisi terkemuka Nasional lainnya.***

Lipsus Bagian Protokoler Payakumbuh

 

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment