Harapkan Usaha UKM Bisa Mandiri dan Berkembang di Kab. Solok

By BAKINews 04 Jul 2019, 10:42:24 WIB Kab. Solok
Harapkan Usaha UKM Bisa Mandiri dan Berkembang di Kab. Solok

Selayo, BKNews----Peranan Usaha kecil Menengah (UKM) dalam peningkatan ekonomi kerakyatan dalam suatu daerah sangatlah penting, banyaknyanya UKM yang aktif dalam usaha tentunya juga akan berpengaruh positif bagi daerah setempat, begitupun dengan peranan instansi lain dalam perkembangannya kepada UKM, yakninya pemberi modal atau kredit tentunya juga merupakan satu indikator penting yang tidak terpisahkan.

Hal itu disampaikan Bupati Solok H. Gusmal, SE. MM ketika memberikan arahan pada pelaksanaan kegiatan temu usaha penguatan permodalan bagi umkm kegiatan memfasilitasi peningkatan kemitraan usaha yang difasilitasi oleh Dinas Koperindag Kab. Solok, kamis (27/6) lalu di Gedung Promosi Koperindag Selayo.

Terlihat hadir juga hadir pada kegiatan itu, Kadis koperindag Evanasri, SH. MM, Kabid US kecil menengah :Dien rillawati, SE, Para Peserta Temu Usaha UMKM dan undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu Kab. Solok tersebut juga ucapkan terima kasih kepada seluruh peserta temu usaha yang hadir saat itu, mereka merupakan tonggak pelaku ekonomi mengeh kebawah dalam pengembangan ekonomi kerakyatan didarah markisah.

Disampaiakannya, masih rendahnya sumberdaya manusia (SDM) sebagian besar pelaku, baik dari segi keterampilan, pengetahuan teknis, dan manjemen usaha, maka di harapkannya, melalui Temu Usaha Penguatan Permodalan yang terarah dan berkesinambungan sesuai dengan kebutuhan guna meningkatan produktifitas usaha ke depan, permasalahan yang dihadapi pelaku UKM bisa teratasi.

H. Gumal berharap, hendaknya tekad pemerintah daerah membangun ekonomi kerakyatan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat didukung oleh semua, karena menurutnya, persoalan ini tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah daerah sendiri, tapi bisa dicapai ketika didukung dan disorong oleh semua pihak terkaitpihak karena merupakan tanggung jawab bersama, baik dari segi permodalan, maupun SDM pelaku UKM, sehingga dapat meningkatkan produksi usaha sehingga para pelaku UKM akan mampu berkembang secara mandiri berkesinambungan.

Sebelumnya, dalam laporan Ketua Pelaksana Eva Nasri, SH.MM, bahwa maksud kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dimana pelaku usaha benar-benar mampu dan siap untuk bersaing di pasar bebas dan meningkatkan kualitas produk serta meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), sehingga mampu meningkatkan kemampuan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah mencari alternatif permodalan melalui Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari perbankan (BRI, BNI, Bank Mandiri) dan sumber dana dari lembaga keuangan lainnya seperti koperasi, Kredit Mikro Nagari, PMPN dan Sebagainya.

Juga dijeaskannya, peserta temu usaha penguatan permodalan UMKM kali itu berjumlah sebanyak 50 orang dengan berbagai jenis usaha Kabupaten Solok, dan rencananya kedepan Kab. Solok melalui dinas yang dipimpinnya, akan membuka Outlet kuliner dan cendramata khas kabupaten Solok. (Miler)

 

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment