Kondisi Ruas Jalinsum Dibanjiri Lubang

By BAKINews 12 Mar 2019, 11:59:13 WIB Sijunjung
Kondisi Ruas Jalinsum Dibanjiri Lubang

Sijunjung, BKNews----Kondisi jalan lintas Sumatera, dan jalan antar provinsi Sumbar dengan Riau, kini banyak dibanjiri lubang besar dan kecil. Lubang yang telah lama menunggu untuk yang seharusnya ditimbun, tetapi dibiarkan saja menganga, sehingga, lubang itu dipenuhi air dan lumpur. Hal itu membuat para sopir eksra hati-hati dan kesal, sebab, bisa saja berakibat fatal.

Berdasarkan pengamatan dan pantauan awak media dalam beberapa minggu ini, kondisi jalan lintas Sumatera dalam daerah kabupaten, tepatnya di daerah Bukit Sebelah kecamatan Tanjung Gadang, badan jalan telah lama amblas, sehingga, kendaraan lewat terpaksa satu-satu jalur, yang diatur oleh para pemuda, yang sekaligus minta sumbangan kepada setiap pengemudi.

Pemuda yang bertugas mengatur lalu lintas itu, berada di posisi bagian atas dan bagian bawah, jumlah meraka cukup banyak, sejak dari pagi sampai malam secara plusan dan malam sampai pagi hari. Sementara petugas dari kepolisian, tidak kelihat berada di lokasi, sehingga, pengendara, terutama pada malam harinya, ada yang merasa gamang dan takut melewatinya. Sebab, para pemuda yang bertugas itu, jika tidak diberi uang, ada yang mengancam dan mengeluarkan kata-kata yang kurang sopan.

Kendatipun jalan lintas Sumatera setiap tahunnya tetap ada diperbaiki. Tetapi, sayangnya, kadang kalanya lubang-lubang buatan dibiarkan berlama-lama menganga, sehingga, banyak kendaraan roda dua dan empat yang terperosok. Bahkan ada yang pecah ban dan patah per di tengah jalan.

Kondisi jalan yang berlubang dan berlumpur itu, bukan saja ditemui di jalan lintas Sumatera sejak dari Muaro Kalaban kecamatan Sawahlunto sampai ke perbatasan Muaro Bungo Jambi, tetapi, juga ditemui di jalan Negara dan provinsi, seperti, jalan dari simpang Kiliran Jao ke perbatasan kabupaten Kuantan Singingi, provinsi Riau. Apalagi jalan provinsi yang ada di wilayah kabupaten Sijunjung, sungguh sangat memperihatinkan.

Sejumlah pengemudi kendaraan roda empat yang sempat diminta komentarnya, kepada awak media mengatakan, jika diperhatikan setiap tahun, pekerjaan perbaikan jalan lintas Sumatera tampaknya sudah dijadikan proyek. “ Proyek selesai, dana habis, jalan berlubang kembali “. Nanti tahun berikutnya, dikucurkan lagi dana, hasilnya juga sama, dengan demikian, seolah-olah semua kegiatan itu sudah menjadi proyek pejabat.

Kepala dinas PU- PR kabupaten Sijunjung Budi Syafarman MT, yang dihubungi melalui HP pribadinya mengatakan, jika jalan lintas Sumatera dan jalan Negara, merupakan tanggungjawab pemerintah pusat dan provinsi. Begitu pula jalan provinsi yang ada di kabupaten Sijunjung. Sedangkan yang menjadi tanggungjawab kabupaten adalah jalan antar kecamatan dan nagari. Untuk perbaikan dan peningkatan, dananya pun cukup terbatas setiap tahunnya, sehingga, perbaikan hanya bisa dilakukan secara bertahap. (Rusli/Tasmarinda)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment