Kpu Limapuluh Kota dan Kpu Kota Payakumbuh Bakal Gelar Pemilihan Ulang di 4 Tps

By BAKINews 22 Apr 2019, 12:22:20 WIB 50 kota
Kpu Limapuluh Kota dan Kpu Kota Payakumbuh Bakal Gelar Pemilihan Ulang di 4 Tps

Limapuluh Kota, BKNews----Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Limapuluh Kota, Amfreizer membenarkan bahwa, pihaknya bakal melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) berbeda di Kabupaten Limapuluh Kota.

Empat TPS tersebut diantaranya di Kecamatan Harau dan Kecamatan Luhak. Terkait hal tersebut, Mantan Jurnalis salah satu TV Swasta Nasional itu mengatakan bahwa pihaknya bakal menggelar rapat.

Bakal dilakukannya PSU karena adanya pemilih yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) maupun dalam Daftar Pemilih Tambahan namun tetap memberikan hak pilihnya menggunakan KTP. Salah satu pemilih itu adalah Mahasiswa Politani Tanjung Pati Asal Papua yang memilih namun tidak mengurus surat pindah memilih.

” Iya, memang ada tiga TPS di Kabupaten Limapuluh Kota yang akan melaksanakan PSU, namun kami (KPU) akan menggelar rapat kembali dan mempelajarinya.” sebut Amfreizer Kamis sore 18 April 2019.

Pemilih yang tidak terdaftar tersebut seharusnya mengurus Surat Pindah memilih, namun hal tersebut tidak dilakukan, tapi mereka tetap bisa memberikan hak pilihnya pada Rabu 17 April 2019.

Meski menyebutkan bakal menggelar PSU, namun Amfreizer tidak menyebutkan berapa jumlah pemilih di TPS yang akan mengikuti PSU itu.

Terkait bakal digelarnya PSU tersebut, Amfreizer juga mengatakan bahwa hal tersebut terjadi akibat kelalaian dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara di TPS itu.

Selain di Kabupaten Limapuluh Kota, KPU Kota Payakumbuh juga akan menggelar pemilihan ulang di 1 TPS. Di Payakumbuh, PSU terjadi karena adanya orang diluar Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang memberikan hak pilih atau memilih dan dimasukkan dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK), dimana seharusnya yang masuk dalam DPK adalah warga sekitar TPS tersebut. Pemilih tersebut diketahui warga DKI Jakarta. Rekomendasi PSU tersebut dilakukan Panwascam Payakumbuh Utara (Bawaslu) kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Payakumbuh Utara (KPU).

Sementara terkait pelaksanaan PSU itu adalah 10 hari sejak hari Pemilihan, sehingga hari terakhir pelaksanaan PSU harus dilakukan pada tanggal 27 April 2019. Hal tersebut diungkapkan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Payakumbuh, M. Khadafi saat dihubungi Sabtu pagi 20 April 2019.

” Iya, Bawaslu melalui Panwascam telah merekomendasikan kepada PPK (KPU) untuk dilakukannya PSU di TPS 4 di Kelurahan Balai Tangah Koto, Kecamatan Payakumbuh Utara, penyebab PSU tersebut karena ada 3 orang pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT, namun ikut mencoblos.” sebut mantan Ketua KPU Kota Payakumbuh itu.

M.Khadafi yang menyebut wartawan dengan panggilan sahabat itu, juga mengatakan bahwa terjadinya PSU karena kurang telitinya petugas KPPS di TPS tersebut. Hingga saat ini, baru 1 TPS yang direkomendasikan untuk digelarnya PSU.

Sementara Ketua KPU Payakumbuh, Heidi Mursal yang dihubungi terkait PSU tersebut belum bisa tersambung, hal yang sama juga terjadi saat Komisioner KPU lainnya, Noval Hardi coba dihubungi. (Doddy/Kumis)

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment