Masyarakat Pertanyakan Ruang Terbuka Hijau

By BAKINews 12 Mar 2019, 12:02:31 WIB Sijunjung
Masyarakat Pertanyakan Ruang Terbuka Hijau

Sijunjung, BKNews----Masyarakat Sijunjung, kini mulai mempertanyakan wujud dari pembangunan Ruang Terbuka Hijau yang menjadi program pemda Sijunjung sejak dua tahun lalu. Karena, sampai kini yang kelihatan hanya tanah merah bekas timbunan yang dikerjakan oleh kontraktor pada bulan November dan Desember tahun 2018 yang lalu, dengan mengucurkan dana APBD, lebih dari Rp 1,3 milyar. Apakah penghijauan itu, hanya menunggu rumput secara alami saja ?. atau dilanjutkan dengan dana APBD tahun ini ?.

Munculnya tanda Tanya masyarakat itu, lanataran kenyataan sampai kini, yang kelihatan hanya tanah merah. Pada hal, untuk mengujudkan program itu, Pemda telah menghancurkan, antar lain, kantor BKD, kantor Pos & Giro, Persenibudpora, Inspektorat, kantor Veteran dan kantor BAS, dengan nilai mencapai puluhan juta rupiah. Kendatipun lokasi itu sebelumnya pernah dikleim PT.Bukit Asam ( TBA ), bahwa sejak zaman penjajahan Belanda tempo dulu sampai kini, masih tercatat sebagai aset milik PT.TBA, sehingga, rencana pembangunan RTH itu, sempat tertunda 1 tahun, dan baru dapat dimulai sejak awal November tahun 2018 lalu.

Bahkan, sejumlah anggota DPRD Sijunjung yang diminta pendapatnya oleh awak media, minta kepada bupati Yuswir Arifin, agar sebelum pembangunan RTH itu dimulai, perlu jelaskan dulu status tanahnya. Jangan membangun di atas lokasi yang bermasalah, sebab, dana yang dipergunakan milyaran rupiah. Jika diawalnya bermasalah, nanti sampai di ujungnya juga akan menimbulkan masalah.

Tugas anggota DPRD hanya untuk mengingatkan dan minta pertanggungjawaban bupati, kata Dasri Rajo Timbu, anggota DPRD Sijunjung dari komisi B bidang pembangunan, sewaktu menjawab pertanyaan awak media, di Muaro Sijunjung, beberapa hari lalu, sehubungan dengan telah dimulainya pembangunan RTH tersebut sejak bulan November tahun lalu. Tetapi, sekarang, tampaknya hanya sekedar pembenahan lokasi dengan timbunan tanah merah.

Pembangunan Ruang Terbuka Hijau itu, dikerjakan oleh CV.Pasma Karya, dengan nomor kontrak 06.147/APBD/AP-SJJ/2018, dengan waktu 60 hari kelender, dimulai tanggal 2 November 2018, dengan dana Rp.1.342.800.000, diawasi langsung oleh dinas PU-PR kabupaten Sijunjung, yang kondisi pembangunannya sampai kini baru pembenahan lokasi dengan timbunan tanah.

Bagaimana wujud dari Ruang Terbuka Hijau itu nantinya, belum bisa dilihat masyarakat, karena, Master plaen dari RTH yang tengah dibangun tersebut, belum divisualkan kepada pablik, sehingga, masyarakat masih meragukannya, baik dari penyelesaian pembangunan dengan dana yang dipergunakan yang tahap pertama, ataupun bentuk akhir dari RTH yang direncanakan pemda Sijunjung itu. (Rusli/Tasmarinda)

 

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment