Memantapkan RTRW, Pemkab Agam Gelar Konsultasi Publik

By BAKINews 18 Sep 2017, 11:20:38 WIB Agam

Agam, BKNews--Pembangunan daerah sangat membutuhkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Begitu juga di Kabupaten Agam, seperti disampaikan Bupati Agam melalui Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ir. H. Isman Imran, M.Si, saat menghadiri acara konsultasi publik penyusunan RTRW Kabupaten Agam tahun 2010-2030, di Hotel Nuansa Maninjau, Kamis (14/9).

 

"RTRW kabupaten yang kita susun ini, harus sinergis dengan RTRW provinsi dan pusat, sehingga kebijakan dan strategi yang termuat dalam RTRW kita menjadi sesuai dengan arahan dari pusat dan provinsi," ujarnya.

Menurutnya, salah satu misi pada RPJMD Kabupaten Agam, sesuai Perda Nomor 6 Tahun 2016, tentang Melaksanakan Pembangunan Berkelanjutan, berwawasan Lingkungan, tata Ruang, mitigasi Bencana dan menjadikan Agam sebagai destinasi pariwisata unggulan, sesuai amanat UU Nomor 26 tahun 2007, tentang Penataan Ruang.

Dijelaskan, pada dasarnya ada dua komponen pokok dalam dokumen RTRW, yaitu pengaturan tentang wujud struktur ruang, dan wujud pola ruang. Struktur ruang terkait dengan susunan pusat pemukiman dan jaringan prasarana dan sarana, sebagai pendukung kegiatan masyarakat. Sedangkan pola ruang terkait dengan distribusi peruntukan ruang, seperti fungsi lindung dan fungsi budi daya.

Karena rentang waktunya sampai 20 tahun, maka RTRW ini endingnya harus mampu melihat ke depan, serta lebih penting lagi mampu mengantisipasi isu-isu strategis di masa depan, seperti potensi krisis pangan, krisis energi, krisis lingkungan, termasuk krisis moral di tengah masyarakat. Sebab indikasi dari berbagai krisis tersebut sudah mulai terasa saat ini, dengan tidak melupakan kondisi daerah perbatasan.

Konsultasi Publik ini dihadiri Anggota DPRD, unsur SOPD terkait, camat se-Agam, wali nagari se-Agam, LSM, dan tokoh masyarakat.

Isman meminta agar semua pihak memberikan masukan yang konstruktif, sehingga dokumen RTRW yang ada akan semakin lengkap, dan berkualitas, sehingga bisa secepatnya di Perdakan.

"Memang masih ada beberapa poin yang harus kita sempurnakan dalam draf RTRW ini, meski demikian draf yang disusun tim hampir memadai," ujarnya pula. (deni)

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment