Taufik Hidayat : Pemda Belum Serius Tanggapi Megatrhust Mentawai

By BAKINews 04 Mar 2019, 11:04:06 WIB Padang
Taufik Hidayat : Pemda Belum Serius Tanggapi Megatrhust Mentawai

Padang, BKNews----Anggota DPRD Sumatera Barat Taufik Hidayat menilai pemerintah daerah itu belum serius menanggapi ancaman megathrust Mentawai yang dapat mengakibatkan gempa berkekuatan besar dan diikuti tsunami.

“Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya penambahan jalur evakuasi dan shelter, padahal keduanya sangat berperan penting menyelamatkan masyarakat ketika tsunami datang pascagempa besar datang,” katanya.

Sekretaris Komisi IV DPRD Sumbar itu menilai pemerintah daerah harus melakukan pemetaan kebutuhan shelter di daerah yang rawan terkena ancaman gempa dan tsunami serta jalur evakuasi yang akan digunakan masyarakat ketika bencana terjadi.

“Hal ini harus menjadi perhatian dan rencana pembangunan shelter tambahan tentu harus mulai dirancang pembiayaannya,” katanya.

Politisi Partai Hanura tersebut mengatakan pemerintah harus bekerja keras untuk menggaet anggaran pembangungan shelter dari pemerintah pusat karena jika mengandalkan kepada APBD Sumbar tentu tidak cukup.

“Dana yang dibutuhkan untuk membangun sebuah shelter mencapai belasan miliar sehingga mereka harus melakukan lobi ke pusat,” ujar dia.

Kemudian penambahan alat pendeteksi tsunami di kawasan pantai Provinsi Sumbar harus diperbanyak karena alat ini memberikan informasi kepada masyarakat untuk segera melakukan mitigasi. Dia juga pemerintah harus rutin mengadakan pelatihan mitigasi bencana kepada masyarakat yang tinggal dan bekerja di kawasan rawan tsunami sehingga mereka mengerti apa yang akan dilakukan ketika gempa terjadi. Selain itu pelatihan kepada masyarakat terkait pasca bencana juga perlu dilakukan untuk meminimalkan korban jiwa ketika bencana itu benar-benar datang.

“Apabila hal tersebut dipenenuhi dengan baik maka masyarakat kita akan lebih siap menghadapi ancaman bencana gempa dan tsunami,” kata dia. (Alrifjon)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment