Tersangka: Kami Ribut Terkait Angsuran Motor
Akhiri Hidup Istri Siri

By BAKINews 10 Jan 2020, 11:00:14 WIB Payakumbuh
Tersangka: Kami Ribut Terkait Angsuran Motor

Payakumbuh, BKNews----Tersangka JH (25) yang tega mengakhiri nyawa istri sirinya, MP (20), Selasa (7/1) malam lalu di rumah kontrakannya di RT 03 RW 01 Kelurahan Tigo Koto Diateh, Kecamatan Payakumbuh Utara mengungkapkan, perbuatan keji itu tega ia lakukan dilatarbelakangi oleh masalah ekonomi dan cemburu.

JH sendiri berhasil diamankan Polres Payakumbuh di salah satu hotel di Kawasan Pekanbaru, Kamis (9/1) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. "Kami ribut terkait uang angsuran motor. Karena dia tidak fit, dia tidak bisa keluar untuk cari duit. Jadi meminta saya untuk mencarikan uang," kata JH di Mapolres Payakumbuh, Kamis (9/1) siang.

Selain ribut karena masalah ekonomi, JH menyebut, ia juga cemburu karena MP diduganya berhubungan dengan pria lain. "Dia chattingan dengan tamu cafe tempatnya bekerja. Saya tanya dia menjawab dengan nada keras. Dia melawan saat ditanya, sampai nampar saya," katanya.

"Saya kemudian merebut handphone tersebut, namun chattingan tersebut dihapusnya. Dia kembali menampar dan mencakar saya, dia juga mengeluarkan kata-kata kotor dengan nada keras," lanjut JH. Apa yang dilakukan MP tersebut kemudian memancing emosi tersangka yang kemudian mencekik leher istrinya tersebut.

"Spontan saya cekik. Saya baru lepaskan ketika dia sudah lemas. Mulutnya kemudian saya tutup pakai handuk dan baju kaos warna putih, hidungnya saya tutup pakai lakban. Setelah tidak ada suara dari mulut dan hidung saya ikat tangan sama kakinya agar dia tidak bisa lari," terang JH.

Setelah mengakhiri hidup istri yang baru dinikahinya pada 2 Juni 2019 itu, JH kemudian mengemasi barangnya dan memasukkannya ke mobil. "Saya lari ke rumah orangtua di Taram dan meminta agar adik saya mengantar ke travel untuk melarikan diri ke Pekanbaru," tambahnya.

Setiba di Pekanbaru, rasa penyesalan mulai menghantui JH. Ia kemudian diminta pihak keluarga untuk menyerahkan diri ke pihak berwajib dan mempertanggung jawabkan perbuatannya. "Saya minta maaf atas kesalahan terhadap keluarga MP, karena saya sudah menghabisinya, sehingga dia tidak ada lagi di dunia ini. Saya juga minta maaf kepada ibu," kata JH dengan suara bergetar. (Kumis)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment