Wagub: Masyarakat Sumbar Selalu Siaga Bencana

By BAKINews 06 Mei 2019, 12:31:59 WIB Padang
Wagub: Masyarakat Sumbar Selalu Siaga Bencana

Padang, BKNews----Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menggelar simulasi evaluasi mandiri, yang dimulai pada pukul 10.00 WIB di Escape Building Kantor Gubernur. Acara ini dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2019.

"Simulasi melibatkan kurang lebih 2.500 orang, yang berasal dari Siswa SMA di Padang, Korem 032 WBR dan ASN di kantor Gubernur sendiri," terang Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sumbar Erman Rahman usai pelaksanaan simulasi, Jumat (26/4/2019).

Rahman juga mengatakan, bahwa peringatan HKB juga dilaksanakan di seluruh Kabupaten/Kota se Sumbar, bukan hanya daerah yang rawan terhadap gempa dan tsunami.

"Simulasi ini untuk seluruh bencana, karena daerah di Sumbar bukan hanya rawan gempa dan tsunami saja," sebutnya.

Untuk masyarakat Sumbar yang ditinggal di daerah pesisir, Rahman menghimbau, apabila mendengar sirine peringatan dini tsunami berbunyi, agar segera lari ketempat yang aman, seperti shelter, daerah perbukitan atau zona hijau.

"Jumlah sirine yang ada diseluruh sumbar 106 buah. Dengan sirine ini adalah salah satu cara dalam pengurangan resiko bencana," ujarnya.

Sementara Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit yang juga ikut dalam pelaksaan kegiatan tersebut mengatakan, peringatan HKB ini adalah satu cara mengingatkan kita agar jangan lengah, karena bencana sewaktu-waktu bisa terjadi, begitu juga dengan gempa dan tsunami yang tidak bisa diprediksi kapan datangnya.

Selain itu, Wagub menghimbau kepada masyarakat beberapa hal, pertama bagi masyarakat yang memiliki surat-surat berharga agar dimasukkan kedalam satu tempat (tas) begitu juga dengan makanan ringan, jadi ketika terjadi bencana gampang untuk membawanya.

Kedua, dia mengingatkan agar masyarakat yang tinggal di sepanjang pantai Sumbar untuk bersama-sama memelihara dan menjaga pohon-pohon yang sudah mulai ditanam beberapa waktu lalu oleh BNPB bersama Pemda dan instansi lain.

"Pohon-pohon tersebut nantinya berfungsi untuk menahan laju gelombang jika terjadi tsunami, itu artinya bisa mengurangi jumlah korban dan kerusakan," sebutnya. (Alrifjon)

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment