Wanita Muda di Payakumbuh itu Dihabisi Suami Sirinya

By BAKINews 10 Jan 2020, 10:56:06 WIB Payakumbuh
Wanita Muda di Payakumbuh itu Dihabisi Suami Sirinya

Payakumbuh, BKNews----Teka-teki siapa yang menghabisi MP (20), wanita pekerja cafe di Payakumbuh yang ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, Rabu (8/1) dini hari akhirnya berhasil diungkap Polres Payakumbuh, setelah suami siri korban, JH (25) diamankan di salah satu hotel di kawasan Pekanbaru, Kamis (9/1) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.

"Mereka nikah siri (tidak tercatat resmi) 2 Juni 2019. Tersangka menganggur, tadinya ngangkut sayur dari Payakumbuh ke Pekanbaru, tapi satu setengah bulan terakhir nganggur," kata Kapolres Payakumbuh, AKBP Dony Setiawan pada konferensi pers di Mapolres Payakumbuh, Kamis (9/1).

AKBP Dony kemudian menyebut, setelah menghabisi nyawa istrinya, JH kemudian kabur ke Pekanbaru dan menginap di salah satu hotel di wilayah tersebut. Pihaknya mencurigai suami dari korban sebagai pelakunya. Karena dia mengirim WA kepada adik korban MRF (19) untuk tidak pulang sebab korban dan tersangka tidur ditempat lain.

"Padahal pada jam itu, sekitar pukul 00.30 WIB, dia sudah selesai melaksanakan aksinya. Dia dalam pelarian atau kabur ke Pekanbaru," kata AKBP Dony. Dikatakan AKBP Dony, dalam usaha pengejaran terhadap tersangka, pihaknya dibantu oleh keluarga tersangka yang mengidentifikasi tempat-tempat yang biasa dikunjungi dan teman-teman tersangka yang ada di Pekanbaru.

"Tadi malam pukul 03.30 WIB kita mengamankan tersangka di salah satu hotel di Pekanbaru. Pagi (9/1) tadi tersangka langsung dibawa ke sini," katanya. Akibat tindakannya itu, tersangka akan dikenakan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Tigo Koto Diateh Kecamatan Payakumbuh Utara dikagetkan dengan penemuan mayat seorang wanita muda, MP (20) di sebuah rumah kontrakan di RT 03 RW 01, Rabu (8/1) sekitar pukul 2.30 WIB.

Wanita yang sehari-hari diketahui bekerja di salah satu cafe di wilayah Payakumbuh itu pertama kali ditemukan oleh adik korban. Saat ditemukan, korban diketahui tanpa busana dengan kaki dan tangan terikat, mulut ditutup dengan lakban yang dilapisi dengan kain. (Kumis)

 

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment