Belum Genap Setahun Rigid Beton Sudah Rusak
Mutu Rigid Beton Depan SMA 1 Mangngarabombang Diragukan

By BAKINews 13 Jul 2017, 13:54:36 WIB Investigasi
Belum Genap Setahun Rigid Beton Sudah Rusak

Takalar, BKNews--Kondisi jalan Rigid beton yang terletak di depan SMAN 1 Mangngarabombang, kecamatan Mangngarabombang kabupaten Takalar cukup memprihatinkan. Proyek yang selesai dikerjakan sekitar setahun lalu (2016) tersebut kini mulai mendapat sorotan dari para aktivis Badan Anti Korupsi Indonesia (BAKIN) cabang Takalar. Tim investigasi BAKIN yang telah melakukan peninjauan ke lokasi menyebut jika dugaan akan pengerjaan asal-asalan yang dilakukan oleh pihak rekanan dinas PU kabupaten Takalar tersebut sangatlah kuat.

 

Hasanuddin Sau, selaku ketua Tim Investigasi BAKIN Takalar pada proyek tersebut di salah satu Warkop menuturkan bahwa pihaknya telah menemukan bukti dan fakta lapangan mengenai adanya dugaan pengerjaan asal-asalan.

"Kita sudah kantongi data otentik, bukti mereka (pihak kontraktor) diduga kuat melakukan pengerjaan secara asal-asalan," katanya.

Namun dirinya menuturkan jika pihaknya belum berhasil menemui pihak Binamarga dinas PU Takalar untuk mendapatkan data forensiknya. Sehingga hingga saat ini (7/7/2017) pihaknya juga belum bisa memastikan siapa PPK, Kontraktor, Konsultan pengawas dan tim PHO nya.

"Kami tadi  Jum’at (7/7/2017) datang ke Binamarga, hanya tidak kami dapatkan informasinya. Kami masih butuh data forensik sebagai pembanding dan penguat data otentik. Selain itu kami masih butuh konfirmasi dari kabid Binamarga," tambahnya.

Namun demikian, proyek sepanjang kurang lebih 1 kilometer tersebut dipastikan menelan biaya miliaran rupiah.

"Kalau soal anggarannya dipastikan miliaran rupiah, apalagi paket dengan talut. Minggu depan juga kami akan surati BPK untuk meminta penjelasan mengenai LHP dari proyek tersebut. Nanti, jika sudah jelas akan kami ungkap seluruhnya kepada publik dan pihak berwajib. Saya kira itu saja," ungkapnya.

Dari hasil pantauan media BAKINews dilapangan, beberapa bagian jalan telah mengalami keretakan total hingga ke bagian lapisan beton dasar. Dugaan sementara, kualitas kekerasan beton diduga tidak memenuhi standar sehingga mengakibatkan jalan beton tidak mampu menyangga beban sejumlah kendaraan roda empat bermuatan berat yang melintas diatasnya. Dengan bahasa lain, pihak kontraktor diduga telah menyalahi bestek atau komitmen dalam dokumen kontrak. (Slm)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment