LSM BAKIN : Di PHO, Tim PHO Akan Kami Polisikan
Proyek Pekerjaan Drainase CV. Jaya Abadi Diduga Asal Jadi

By Rudi Syafri 17 Jul 2017, 10:59:33 WIB Investigasi
LSM BAKIN : Di PHO, Tim PHO Akan Kami Polisikan

Takalar, BKNews---Pekerjaan yang diduga "super" abal-abal sepertinya dapat dianugerahkan kepada hasil pekerjaan CV. Jaya Abadi berupa saluran drainase yang terletak di kecamatan Mangngarabombang kabupaten Takalar. Saking parahnya, sampai membuat LSM BAKIN (Badan Anti Korupsi Indonesia) cabang Takalar mengancam pihak dinas PU Takalar untuk mempolisikan tim PHO serta PPK nya jika pekerjaan tersebut di PHO.

 

Ketua LSM BAKIN Takalar, Nursalam, S.Pd menduga CV. Jaya Abadi sengaja melakukan tindakan pelaksanaan pekerjaan secara asal-asalan. Salam juga meyakini jika dalam proses pekerjaan tersebut telah terjadi persengkokolan antara pihal kontraktor pelaksana dengan pihak konsultan pengawas.

"Kami duga kuat, itu pekerjaan sengaja dilakukan pihak kontraktor secara asal-asalan. Bahkan bisa dibilang "super" abal-abal hasilnya. Gosok sedikit, terhambur, ndak usah ditekan...gosok saja. Dan kami meyakini pengawasnya bersekongkol atau tidak pernah hadir dilokasi, atau mungkin saja tidak tahu apa-apa tentang campuran," jelasnya.

Pihak LSM BAKIN berharap agar pihak dinas PU kabupaten Takalar segera melakukan tindakan penyelidikan dan tidak melakukan PHO terhadap pekerjaan tersebut. Dan jika benar asal-asalan, pihak PU diharapkan dapat memberikan sanksi kepada rekanan PU tersebut. BAKIN juga mengancam akan melaporkan tim PHO jika berani bermain-main dalam persoalan ini.

"Ingat, kami tak menyorot siapapun tapi menyorot hasil pekerjaan. Kami berharap PU segera turun selidiki. Dan jangan PHO lah. Kalau berani main-main, kami tidak akan segan-segan untuk melaporkan Tim PHO ke polisi atau kejaksaan. Dan kalau terbukti, PU harusnya beri sanksi ke rekanan," ungkap Salam.

BAKIN Takalar juga mendesak pihak dinas PU kabupaten Takalar agar bisa bersikap lebih tegas terhadap pihak rekanan. Terlalu banyak kebijakan akan membuka celah bagi kontraktor lain untuk melakukan tindakan serupa bahkan mungkin lebih parah.

"Kami mendesak dinas PU agar dapat lebih tegas terhadap rekanan. Jangan terlalu bijak lah. Karena akan buka celah bagi kontraktor lain untuk berbuat sama dan mungkin lebih parah. Kalau begini terus, kapan pembangunan akan selesai," Jelas Salam. (Slm)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment