Pemko Komitmen Siapkan Generasi Sawahlunto yang Siap Berwirausaha

By Rudi Syafri 08 Okt 2018, 14:10:33 WIB Sawahlunto
Pemko Komitmen Siapkan Generasi Sawahlunto yang Siap Berwirausaha

Sawahlunto, BKNews-----Sebanyak 32 orang pemuda Sawahlunto selama sebulan mendatang mengikuti Balai Latihan Kerja (BLK) dengan paket pelatihan instalasi listrik penerangan dan teknisi meubelair (mebel).

Setelah mendapatkan pelatihan dengan porsi teori 25 % dan praktek 75% itu, para peserta akan dimagangkan pada sejumlah Desa di "Kota Arang" yang memiliki unit usaha terkait. Ke - 32 peserta ini merupakan perwakilan dari setiap Desa yang telah diseleksi oleh tim BLK Padang.

Kegiatan pelatihan kerja ini merupakan kerjasama Pemko Sawahlunto dengan BLK Padang, dengan tujuan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan menyiapkan skill/kompetensi generasi muda Sawahlunto dalam menghadapi dunia kerja.

Walikota Deri Asta membuka BLK tersebut, Senin (01/10) di Kawasan Sawah Rasau - Karanganyar, Sikalang. Kepala BLK Padang, Syamsul Hari juga hadir langsung dalam pembukaan BLK itu.

Dalam sambutannya, Walikota Deri Asta menyebutkan, kegiatan pelatihan kerja ini merupakan salah satu prioritas dalam kebijakan Pemko saat ini dalam mendukung produktifitas tenaga kerja di "Kota Arang" tersebut.

"Ini, program pengembangan sumber daya manusia, masuk dalam prioritas kita, sejak kampanye dulu ini yang terus mendapat perhatian khusus kami. Jadi dengan sekarang ada BLK ini, sesuai sekali dengan visi kita, sehingga tentu dukungan penuh kita berikan," ujar Wako Deri Asta.

Deri lantas mengungkapkan, pelatihan-pelatihan kerja mutlak dibutuhkan Sawahlunto sekarang ini. Terutama agar bisa mengubah mindset generasi muda agar tidak terpaku hanya mengejar lowongan kerja menjadi kontrak/honorer Pemda.

"Semakin banyak pelatihan kerja seperti ini semakin bagus. Karena sekarang kita juga sedang dalam proses mengubah mindset generasi muda ini. Yang dulu atau sekarang masih banyak yang hanya mengejar lowongan bekerja sebagai pegawai dan kontrak/honorer Pemda, kedepannya bisa punya skill dan kompetensi mumpuni sehingga ada pilihan lain, seperti membuka usaha sendiri dan bekerja di perusahaan," jelas Wako Deri Asta.

Sebab, bukannya tidak mau menerima kontrak/honorer, namun Pemko tentunya juga punya keterbatasan dalam mengangkat kontrak/honorer tersebut. Sehingga untuk mengakomodasi semuanya maka tentu tidak akan tercapai.

Dari data yang didapat, tambah Deri, masih ada kurang lebih 1600 anak Sawahlunto yang belum mendapat pekerjaan tetap atau terdaftar sebagai pencari kerja. Sehingga harus banyak cara dan strategi guna menanggulangi hal tersebut.

"Untuk solusi hal itu, selain memaksimalkan BLK ini, kita juga terus cari dan bahas solusi lainnya," kata Deri. Salah satu solusi lain itu, ujar Deri, adalah akan mengundang para pengusaha asal Sawahlunto di ranah rantau untuk beraudiensi.

"Kita segera adakan pertemuan dengan para pengusaha Sawahlunto di rantau. Di sana, kita minta kualifikasi tenaga kerja seperti apa yang bisa mereka gunakan. Nanti kita siapkan para pencari kerja kita dengan kualifikasi tersebut, sehingga para pengusaha tersebut bisa langsung menyerap pencari kerja dari Sawahlunto", papar Walikota Deri Asta. Sekarang, pungkas Deri, sangat diharapkan para peserta pelatihan kerja dengan instruktur langsung dari BLK Padang tersebut dapat mengikutinya dengan baik dan serius.

"Ini ilmunya ilmu terapan, keberhasilan kita menguasai materinya nanti sangat tergantung dengan keseriusan mengikuti. Jadi, tolong ikuti dengan serius dan seksama. Ini kesempatan emas, jangan disia-siakan. Ilmu ini akan sangat bermanfaat, jadi bersemangatlah mempelajarinya," pesan Wako Deri Asta. (Yuda)

 

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment