Pengembangan Objek Wisata Perlu Dukungan Semua Pihak

By BAKINews 05 Nov 2018, 13:55:21 WIB Sijunjung
Pengembangan Objek Wisata Perlu Dukungan Semua Pihak

Sijunjung, BKNews----Keberhasilan kota Bogor mengembangkan objek wisatanya, sangat ditentukan oleh dukungan semua pihak, termasuk unsur media yang ikut mengekspos dan mempromosikan objek wisata yang ada di Bogor, sehingga, pengunjung setiap hari dan minggunya terus meningkat. Bahkan sekarang, kota Bogor sudah menjadi tujuan parawisata manca Negara, apalagi para wisata dalam negeri.

Jika, kabupaten Sijunjung yang kaya dengan objek wisata alam dan budaya, maka perlu dukungan semua pihak, termasuk para wartawan yang bertugas di Sijunjung. Namun, wartawan dalam berita dan promosinya, tentu harus sesuai pula dengan data dan fakta di lapangan, terutama tentang sarana, prasarana serta pasilitas yang tersedia, karena, pengunjung yang datang, tentu tidak akan mau kecewa, ujar Kabag Humas kota Bogor Endang Suliyustin, dalam pertemuannya dengan sejumlah wartawan bersama Humas Pemda kabupaten Sijunjung, yang berkunjung, ke Balai kota Bogor beberapa hari lalu.

Wartawan media cetak dan elektronik yang bertugas di Sijunjung, yang dimediasi oleh bagian Humas kantor bupati, dengan jumlah 24 orang, melakukan study Komferatif kepada pengurus PWI daerah kota Bogor dan bagian humas balai kota Bogor provinsi Jawa Barat. Study koferatif itu berlangsung selama 3 hari, berangkat hari Rabu pagi dan pulang kembali hari Jumat, Hal itu bertujuan, untuk menambah wawasan wartawan di bidang Jurnalistik, sekaligus untuk mencari kiat-kiat Pemda Bogor menjadikan Bogor menjadi kota wisata, serta untuk memperkokoh hubungan silaturrahmi satu sama lain, baik sesama wartawan, maupun dengan pihak terkait.

PWI sebagai organisasi profesi wartawan sejak dari pusat sampai ke daerah, sangat membutuhkan suntikan dana dari pemerintah, baik untuk dana operasinal organisasi, maupun untuk kebutuhan sarana dan prasana, karena, PWI adalah mitra pemerintah sejak dari pusat sampai ke daerah kabupaten/kota. Apalagi, PWI merupakan organisasi independen dan netral sesuai dengan Undang-Undang Pokok Pers No. 40 tahun 1999.

Menurut ketua PWI Perwakilan Sijunjung Saiful Husen bersama kabag Humas kantor bupati Hendri Caniago, study komforatif tahun ini, mempergunakan dana dari APBD kabupaten Sijunjung, sebagai ujud nyata kemitraan Pemda Sijunjung dengan wartawan. Pada tahun 2017 yang lalu, juga telah dilaksanakan study banding ke pengurus PWI pusat serta Dewan Pers.

Membangun bangsa dan Negara Indonesia ini, bukanlah tanggungjawab pemerintah semata, tetapi, menjadi tanggungjawab bersama komponen bangsa, termasuk wartawan yang berhimpun dalam organisasi PWI. Jika pemerintah tidak mau memberikan suntikan dana, berarti pemerintah tidak peduli dengan organisasi wartawan seperti PWI yang anggotanya ribuan di seluruh Indonesia, tutur Saiful Husen.

Pada study banding tahun lalu, ternyata PWI pusat dan Dewan Pers setiap tahun mendapat suntikan dana dari pemerintah. Begitu pula PWI kota Bogor porvinsi Jawa Barat, kata ketua PWI Jabar Melza Zulhadi. Dana yang diberikan pemerintah provinsi Jabar kepada PWI untuk biaya operasional, cukup lumayan. Disamping itu, juga bantuan yang tidak mengikat, seperti dari pengusaha, Bank dan usaha sendiri.

Apa lagi untuk Uji Kompetensi Wartawan ( UKW ), juga memerlukan dana yang cukup banyak bagi seorang wartawan. Khusus untuk kabupaten Sijunjung, bagi wartawan yang belum mengikuti Ujian Kompetensi Wartawan ( UKW), diminta agar segera mendaftarkan diri, karena, dalam waktu dekat akan diadakan UKW atas kerja sama PWI cabang Sumbar dengan Dewan Pers pusat, tambah Syaiful Husein, yang masa jabatan ketuanya akan berakhir. (Rusli/Tasmarinda)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment