Rumah Tak Layak Huni, Nurbaini Tak Tersentuh

By Rudi Syafri 10 Jul 2018, 14:12:30 WIB Pesisir Selatan
Rumah Tak Layak Huni, Nurbaini Tak Tersentuh

Pessel, BKNews----Masih adanya RTLH yang belum tersentuh,di Kab pessel Kec Sutera Nagari Rawang Gunung Malelo Surantih,hal ini di rasakan oleh Nurbaini (53 tahun), ketika guyuran hujan datang Nurbaini harus menumpang ke rumah tetangga, Mirisnya lagi disaat tengah malam datang hujan dan badai melanda.

Nurbaini mengatakan, saya numpang tidur ke rumah tetangga, Ketika hujan dan badai datang Karena rumah yang saya tempati sepertinya dilihat kondisi saat ini atapnya sudah lapuk semua apa bila hujan, mudah bocor, dan saya harus mengungsi kerumah tetangga" ungkap Nurbaini, Minggu 8 Juli 2018.

Nurbaini seorang janda, tinggal sebatang kara, lima tahun terakhir menjadi ancaman tersendiri baginya. Sehingga kalau dilihat kondisi rumah yang sudah sangat memprihatinkan. Dinding rumah dari kayu sudah lapuk di makan rayap, dan atap dari daun rambia juga bocor.

Melihat kondisi, Nurbaini tidak hanya miris dengan rumahnya. Dengan kondisi rumah serba terbatas. Saat ini pembatas kamar wanita yang sehari-hari mengharapkan belas kasihan dari tetangga ini hanya dengan memanfaatkan kain bekas sebagai pembatas dinding kamar.

Peralatan rumahnya juga tidak satupun ditempati benda berharga. Hanya dua kursi plastik yang sudah patah diikat tali yang ditemukan bila berkunjung kerumah Nurbaini. Tidak ada harapan lebih untuk Nurbaini. Selain hanya menunggu dan berpasrah dengan keadaan. Itupun, jika ada bantuan untuk memperbaiki rumahnya, sehingga saat hujan dan badai datang tidak perlu lagi mengungsi ke rumah tetangga.

"Kalau tidak numpang kerumah tetangga saya takut saat hujan atau badai rumah ini roboh," ujarnya. Sejak ditinggal mati oleh suaminya lima tahun lalu. Kini, Nurbaini hanya berharap belas kasihan kedua anak laki-lakinya yang sudah berkeluarga dan tergolong susah. "Mereka juga susah, jadi saya terima aja keadaan seperti ini," tuturnya dengan raut sedih.

Sementara itu, Walinagari Rawang Gunung Malelo Surantih Aprizal menjelaskan, Menurutnya, kondisi rumah Nurbaini sudah sangat parah namun karena kuota bantuan terbatas, akan diusahakan tahun berikutnya. "Atau kalau ada peluang bantuan dari yang lain kami tentu dengan senang hati menerimanya," tukasnya.

Sementara untuk tahun ini rumah Nurbaini memang tidak masuk dalam daftar bantuan bedah rumah tahun 2018 ini. Tahun ini kita dapat 9 rumah tapi tidak masuk rumah beliau," ungkap Aprizal. (Yusmardi)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment