Sijunjung Daerah Tergolong Aman

By Rudi Syafri 08 Okt 2018, 14:19:58 WIB Sijunjung
Sijunjung Daerah Tergolong Aman

Sijunjung, BKNews----Daerah kabupaten Sijunjung, sampai saat ini tergolong aman dan kondusif. Hal itu, adalah berkat kerja sama semua pihak. Pernan ninik mamak, alim ulama, bundo kanduang dan pemuda dalam menjaga ketertiban dan keamanan, sungguh sangat menentukan. Kendatipun, ada masalah- masalah kecil, tetapi, dapat diselesaikan dengan damai secara kekeluargaan. Kapolres Sijunjung AKBP Amran Amir SIK,MH, di sela- sela kesibukannya melakukan kunjungan kerja dan tatap muka dengan pemuka masyarakat, selalu meminta kepada semua elemen masyarakat untuk berperan aktif menciptakan suasana yang kondusif di lingkungan masing- masing. Jika ada tamu datang, harus melaporkan kepada pemerintah setempat 1x 24 jam, dan bila belum melapor, maka perlu didiselidiki asal usul dan tujuannya.

Kesadaran masyarakat selama ini, untuk memelihara rasa ketertiban dan kenyamanan dalam kehidupan sehari- hari tampaknya terus menginakat, sehingga, aktifitas kehidupan tidak terganggu. Hal semacam itu perlu dipertahankan dan ditingkatkan sebagai masyarakat yang beradat, beragama dan berbudaya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ketertiban dan keamanan itu merupakan tanggungjab bersama dan milik bersama. Tanpa rasa aman, aktifitas bisa terganggu, bahkan , akan saling merugikan dan menyiksa waktu. Setiap orang memerlukan rasa aman dan tertib dalam ke hidupan, karena, setiap manusia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara membutuhkan rasa aman. . Untuk menciptakan rasa aman dan tertib yang menjadi tanggungjawab bersama. Bukanlah tugas polisi semata, karena, jumlah petugas polisi dengan masyarakat, saat ini masih 1 berbanding 800 orang. Artinya, polisi tidak bisa berbuat banyak tanpa adanya kerja sama yang baik dari semua lapisan masyarakat.

Polisi disamping bertugas menciptakan rasa aman dan tertib, juga sebagai penggayom dan pelindung masyarakat. Makanya, masyarakat dengan polisi harus saling bahu membahu untuk menciptakan rasa aman dan terib. Jika ada masalah yang bisa diselesaikan dengan rasa kekeluargaan musyawarah mufakat, sebaiknya diselesaikan secara baik- baik, tanpa dibawa ke polisi atau ke pengadilan, sehingga, rasa aman dan tertib tetap terjamin, dan disinilah letaknya peran dan fungsi FKPM di setiap nagari dan kecamatan. Kapolres Sijunjung AKBP Imran Amir SIP,MH, mengajak ninik mamak, alim ulama dan bundo kandung sebagai pemimpin non formal, mempunyai peranan penting membina masyarakat dengan kekuatan norma hukum adat, dengan mengadakan pertemuan di rumah- rumah gadang, surau, masjid dan tempat lainnya. Sebab, hukum adat itu, selagi tidak bertentangan dengan hukum Negara, masih tetap diakui dalam kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara. (Rusli/Tasmarinda)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment