Wagub Nasrul Abit : HIPMI Dorong Pengusaha Profesional

By Rudi Syafri 10 Okt 2017, 10:53:07 WIB Padang
Wagub Nasrul Abit : HIPMI Dorong Pengusaha Profesional

Padang, BKNews--Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit minta kepada pengusaha di sumbar agar meningkatkan profesional kerja sehingga bisa memenangkan semua tender pembangunan daerah. “lakukanlah tahapan-tahapan tender itu secara professional sesuai aturan, jika tidak tentu pengusaha lain yang mendapatkannya,” ujar Wakil Gubernur Nasrul Abit ketika membuka secara resni Musda Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Sumbar ke XII untuk periode 2017-2020 di Hotel Basko, Selasa (3/10/2017).

Hadir dalam kesempatan itu Ketua DPP HIPMI, Ketua Kadin Sumbar, ketua Asita, Forkopimda Sumbar mantan Ketua HIPMI Sumbar, serta Ketua DPC HIPMI kab/kota se Sumbar.

Suasana musda yang begitu ramah dan ceria dikalangan pengusaha muda ini terlihat ceria dan sorak senang saling mensport dan membanggakan. Mulai dari pengurus muda menghormati pengurus yang telah senior.

Wakil Gubernur Nasrul Abit dalam kesempatan itu menyampaikan, saat pengusaha daerah untuk profesional dalam bersaing mendapat proyek pembangunan di Sumatera Barat. Karena saat ini semua telah terbuka kami pemerintah tidak bisa memproteksi pembagian proyek, KPK mengawasi sampai menyadap HP para pejabat, karena tidak zamannya lagi, jika ketahuan sampai ada yang masuk penjara.

Wagub Nasrul Abit juga menyampaikan, untuk kepemimpinan HIPMI Sumbar mendatang agar bersanding bukan bertanding, lakukanlah musyawarah mufakat dalam pemilihan ketua umum.

Kita mesti kompak dari dalam Sumbar untuk memajukan negeri ini, tidak tanpa kecuali, pembangunan Sumatera Barat butuh kebersamaan, bekerja keras bukan dengan "mencikaraui " atau mencaci makin kondisi yang ada.

Kita kadang juga heran jika di rantau semua masyarakat minang kompak bahkan mampu memberikan dukungan akan pembangunan kampung halaman sayangnya jika di kampung terjadi kok tidak bisa kompak, kata Wagub Nasrul Abit penasaran.

Kepada Saudara Zico Rolanda yang telah mengakhiri masa kepemimpinannya, atas nama pemerintah daerah memberi apresiasi atas segala kontribusi kerja HIPMI ikut memajukan pertumbuhkan ekonomi Sumatera Barat minimal dalam tiga tahun kemaren, semoga adinda Zico Rolanda semakin sukses lagi di masa-masa mendatang, ungkap Nasrul Abit.

Ketua DPP HIMPI Bahlil Lahadalia dalam kesempatan itu menyampaikan, monopoli BUMN berdampak pada kondisi pengusaha-pengusaha nasional tidak mampu bersaing dengan peusahaan milik negara. BUMN yang dibantu regulasi dan dibiaya pemerintah, sementara pengusaha tentu tidak cukup modal. Hasil berdialog dengan Presiden tahun 2018 ini proyek yang bernilai dibawah 150 miliar akan dilaksanakan oleh para pengusaha nasional dari sebelumnya hanya dibawah 50 miliar.

Kemudian juga soal pinjaman perbankan kepada UMKM yang sebelumnya bunga pinjaman sampai 53 persen, sementara pada saat moneter tahun 1998-2000 para UMKM inilah sebagai benteng ekonomi nasional untuk tidak lumpuh. Pemerintah akhirnya pada tahun 2015 menurunkan suku bunga pinjam UMKM menjadi 12 persen sama dengan pinjaman BUMN.

Ini merupakan bahagian dari kerja HIPMI dalam menumbuhkan geliat pengusaha nasional dalam keikut serta ikut berkontribusi dalam pembangunan nasional, meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional yang saat ini baru 5,2 persen dari sebelumnya 4,7 persen pada tahun 2015, ujarnya. (jon)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment