Wako Deri Asta : Pahami Regulasi Secara Utuh, Jangan Sepotong-Sepotong

By BAKINews 15 Okt 2018, 13:42:55 WIB Sawahlunto
Wako Deri Asta : Pahami Regulasi Secara Utuh, Jangan Sepotong-Sepotong

Sawahlunto, BKNews----Membuka sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah di lingkungan Pemko Sawahlunto, Walikota Deri Asta meminta agar dalam membaca regulasi jangan hanya sepotong-potong, namun dapat dikaji dan dianalisa secara mendalam.

Sebab, bahasa-bahasa hukum dalam aturan-aturan tersebut rawan salah penerjemahan jika tidak benar-benar dikaji dengan menyeluruh.

“Nah, jika nanti sampai salah penerjemahannya, artinya tidak sejalan lagi dengan aturan. Otomatis kebijakan ikut terbawa salah. Jadi harus awas betul kita dalam memahami keseluruhan aturan-aturan ini, dikaji betul dahulu,” sebut Wako Deri Asta saat membuka sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah di lingkungan Pemko Sawahlunto, Kamis (11/10) di Balaikota.

Ditambahkan Deri, regulasi-regulasi mungkin memang bisa diunduh (download) dengan mudah, namun untuk benar-benar memahami “roh” dan mengkaji secara ideal tentang regulasi tersebut butuh analisa yang mendalam.

Pun terkait sosialisasi Perpres Nomor 16 Tahun 2018 ini Wako Deri Asta meminta agar peserta wajib mengikuti dengan serius sosialisasi yang mendatangkan narasumber dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa (LKPP) RI, yaitu Donal Sutanto Pandjaitan. Jika masih ada keraguan atau pun kurang lengkap informasi, maka jangan segan-segan untuk bertanya pada narasumber tersebut.

“Sosialisasi yang sangat bermanfaat ini wajib diikuti serius sampai selesai. Juga jangan segan-segan bertanya jika informasi dirasa masih belum lengkap. Manfaatkan betul ajang sosialisasi ini sehingga maksimal informasi dan refernsi yang kita dapat terutama untuk kebijakan pengadaan barang dan jasa ini,” tegas Deri.

Sosialisasi tersebut diikuti kurang lebih delapan puluh orang undangan, yakni para pengelola kebijakan, terutama barang dan jasa di lingkungan Pemko Sawahlunto. Kepala Bagian Administrasi Pembangunan (BAP) Setdako Sawahlunto, Defriyanto menjadi moderator sosialisasi itu.

Tentang Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tersebut, dikatakan Kabag BAP Defriyanto, bahwa terhitung sejak 01 Juli 2018 lalu resmi berlaku. ‘Sehingga semua kontrak pengadaan sejak dari 01 Juli maka sudah menggunakan regulasi Perpres ini. Sebelumnya kita mengacu pada regulasi sebelumnya, yakni Perpres Nomor 54 Tahun 2010,” kata Defriyanto. (Yuda)

 

 

 

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment